Kawand,
apakah engkau mempunyai saudara kandung atau saudara dekat lainnya?
Pernahkah kau mendapat senyuman manis dan ungkapan hangat dari
mereka? Bagaimana rasanya? Pasti sangat manis, aku seringkali
merasakannya.. rasa manis dan teramat manis yang ditumbuhkan oleh
adek – adekku.
Kali
ini bukan hanya manis, namun juga membuatku ingin menangis. Iik
adalah adek ke empatku, Nurul Hidayatullah kelas 1 MTS/ Madrasah
Tsanawiyah (setara dengan SMP), baru berumur hampir 13 tahun, dia
cukup pendiam dan pemalu, style-nya mirip orang eksak “saklek”.
Rasa – rasanya dia tak akan pernah bisa berbicara romantis.
Fifi
adalah adek kelimaku, selisih 2 tahun dengan si iik, sekarang sudah
hampir lulus MI/ Madrasah Ibtidaiyah (setara dengan SD). Beda dengan
iik dan sangat mirip dengan-ku “mbaknya”, dia cukup vocal dalam
kelas, mellow, pemarah dan sensitive tapi sangat peduli sama
saudaranya.
Keduanya
memiliki pandangan yang sama terhadapku, bahwa aku adalah mbak yang
suka marah, Fifi bilang aku mirip kak ros dalam pilem Upin dan Ipin
(hohohoho). Sangat menyesakkan, tapi aku mengakuinya, aku memang
begitu (hehehe). Mengingat koment mereka yang selalu menyesakkan
dada, aku tak pernah berpikir suatu hari mereka akan menulis surat
paling romantis buat aku, kau tau apa yang mereka tulis untukku dalam
selembar kertas yang mereka selipkan secara sembunyi dalam tas bagian
belakangku saat aku mau balik ke jember untuk kuliah? Bagiku ini
adalah surat paling romantis dan sangat membahagiakan, seumur hidupku
aku akan mengabadikan surat dari mereka, sebagai bukti bahwa aku tak
pernah sendiri, InsyaAllah.
Berikut
isi surat mereka
KELUARGA
BESAR
- ABDULLAH
- MUSLIMAH
- AINUL MAGFIRAH
- AHMAD HANAFI
- NURUL HIDAYATULLAH
- ZEIN HAFIFAH
- AHMAD MAULANA
NAMA
KELUARGA
MBAK
FIROH KAMI SEMUA
SANGAT
SAYANG PADA MBAK VIROH.
DAN
KAMI SEMUA MENDUKUNG MBAK
FIROH
AGAR LEBIH SEMANGAT.
“SE
MANGAT MBAK FIROH”
“TINGKATKAN
PRESTASIMU”
SELAMAT
MEMBACA
NAMA
PENULIS NAMA PENGARANG
ZAIN
HAFIFAH IIK
TTD TTD
Berkunang
– kunang mataku saat membacanya di dalam bis Jabung –
Probolinggo. Aku pikir mereka sangat sangat tidak menyukaiku karena
sifat pemarahku. Sempet kecil hati memikirkan apakah mereka
menyayangiku ato tidak, aku pikir yang ada mereka hanya takut padaku,
subhanallah ternyata tidak seperti itu. seakan – akan mereka
mencoba mengerti sikapku, mencoba mengerti dengan posisiku, mencoba
mengerti dengan perjuanganku. Terimakasih Allah, telah engkau
kirimkan bidadari – bidadari kecil yang cantik untukku. Aku akan
membeli dukungan dan sayang mereka dengan harga yang sangat mahal,
hingga menjadi sangat berhargalah itu untukku, hingga cukuplah itu
sebagai teman peramai perjalananku, hingga tak kesepian langkah ini
menyusuri seramnya pasir malam, hingga tak kesepian hati ini dalam
berjuang di jalanMU.
Terimakasih
Allah.. Terimakasih..
Mbak
juga sayang kalian adek – adekku sayang..
Semoga
menjadi perempuan yang sholehah, semoga menjadi laki – laki yang
sholeh, semoga tak gentar dalam lika liku hidup, semoga tegar dengan
badai panas dunia, semoga sama – sama berhasilnya menjadi kekasih
Allah.
Amin
Ya Robbal ‘Alamiin
NB: kutulis ulang nama keluarga besarku.
1. Abdullah
2. Muslimah
3. Ainul Maghfirah
4. Hasan Saiful Ulum (alm)
5. Ahmad Hanafi
6. Nurul Hidayatullah
7. Zein Hafifah
8. Ahmad Maulana,
biarpun Hasan Saiful ulum-ku telah pergi, tapi dia tetep menjadi adek pertamaku.. jadi aku punya adek 5, enam bersaudara dengan aku..
Salam Rindu buat adek tergantengku "Hasan Saiful Ulum"
semoga mbak tak pernah lupa untuk selalu mendo'akanmu sayang...
liat mbak, liat adek - adekmu.. adek - adek kita.. seperti pandawa lima.. akan menaklukkan matahari yang katanya sangat perkasa itu. InsyaAllah.
;-)
NB: kutulis ulang nama keluarga besarku.
1. Abdullah
2. Muslimah
3. Ainul Maghfirah
4. Hasan Saiful Ulum (alm)
5. Ahmad Hanafi
6. Nurul Hidayatullah
7. Zein Hafifah
8. Ahmad Maulana,
biarpun Hasan Saiful ulum-ku telah pergi, tapi dia tetep menjadi adek pertamaku.. jadi aku punya adek 5, enam bersaudara dengan aku..
Salam Rindu buat adek tergantengku "Hasan Saiful Ulum"
semoga mbak tak pernah lupa untuk selalu mendo'akanmu sayang...
liat mbak, liat adek - adekmu.. adek - adek kita.. seperti pandawa lima.. akan menaklukkan matahari yang katanya sangat perkasa itu. InsyaAllah.
;-)
