ah, begitu beratnya suatu "perjalanan"

Biarkan, aku bernapas sejenak..
Menghirup udara sebagai cadangan makanan sebanyak – banyaknya,
Untuk membuatku kuat dalam perjalanan ini,

Biarkan, aku mengeluh sebentar,
Menghembuskan segala lelah di hati tak lebih dari satu menit,
Agar bisa kutuliskan satu kegagalanku dalam perjalanan ini.

Bukan karena bosan, tapi aku ingin semuanya berjalan normal..
Menempuh sebuah perjalanan panjang yang pasti ujungnya
Secara tegar dan “wajar”.

Wahai pasir kehidupan,
Aku tak perlu menjauhi kasarnya kumpulanmu dengan sepatu yang tebal,
Bahkan, sekali – kali, aku membutuhkanmu untuk mengajariku tentang suatu hal,
Sebagai pelengkap cerita perjalananku, sebagai warna yang akan membuatku tertawa dan meneteskan air mata,

Wahai ombak samudra hindia,
Sekali – kali, berhentilah menyambar karang di ujung pantai,
Karena karang tak setegar yang kau pikir,
Dia bisa terkikis dalam keterkungkungan rasa asin dari airmu,
hingga akhirnya larut bersama dinginnya pasir – pasir

Silahkan lakukan tugas kalian, dan jangan lupa beri dia waktu untuk beristirahat,
untuk merasakan sisi – sisi manusianya.

Ah, bintang malam ini membuatku tak yakin akan saranku yang ini.
Begitu beratnya suatu “perjalanan”
Begitu mudahnya kususun alasan – alasan untuk lengah dan bermalas – malasan.
Tapi bagaimanapun, aku ingin “perjalanan” ini “berhasil”


Terinspirasi dari pangeran otoriter tapi ganteng “Mr. RK”

Leave a Reply