STOP RAMALAN NASIB: Suatu Penuturan Bangsa Jin

Hai guyz, masih suka penasaran tidak sama ramalan bintang yang tiap minggu rutin nongkrong di majalah kesayanganmu? Masih suka baca ramalan gak jelas itu tidak? Percaya tidak sama isi ramalan itu? Atau pernah tidak pergi ke seorang peramal untuk meramal masa depanmu?

Ah apapun jawabannya, pokoknya kita simak dulu yuk penuturan bangsa jin dalam Alqur’an!

 “dan sesungguhnya dahulu kami dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar – dengarkan (berita – beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar – dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu), apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka (Al – Jinn: 9 – 10”).

Eih? Bagaimana? Hmmm.. rupa – rupanya…
You see guys? Rupanya si Jin juga sama tidak tahunya dengan kita. Lalu bagaimana dengan peramal? Karena Alqur’an adalah kebenaran, maka itu berarti peramal adalah pembohong, karena isi ramalannya adalah pasti suatu kebohongan yang dibuat – dibuat. Umumnya, kita tahu bahwa satu – satunya partner peramal adalah jin (syeitan dalam wujud jin), dan Sekarang kita tahu bahwa jin tidak mengetahui apa – apa tentang masa depan seseorang, sedangkan peramal adalah manusia biasa, sama dengan kita. Itu kenapa ramalan mereka adalah suatu kebohongan.

Masih mau buang – buang waktu untuk membaca ramalan? Atau masih mau buang – buang uang  untuk pembohong (peramal)? Hadeeeh… Rugi kawand.. Rugi. Hayo mulai sekarang hentikan aktivitas meramal nasib! Tidak ada gunanya! Apa kamu pikir para penjaga rahasia itu sama dengan para penjaga soal – soal UAN yang bisa disogok? Apa kamu pikir para penjaga rahasia itu sama dengan satpam yang sewaktu – waktu bisa kebobolan akibat mengantuk? Ow ow, maaf.. hanya manusia yang bisa disogok, dan penjaga rahasia di langit itu bukanlah manusia melainkan malaikat yang tidak punya nafsu dan tidak pernah mengantuk? Lalu apa kamu pikir syeitan itu lebih hebat dari Allah sehingga bisa mencuri rahasia dariNYA? Tentunya tidak bukan?

Itu kenapa saudara – saudaraku, kita harus menghentikan kebohongan ini. Aktivitas meramal tidak lain hanya bertujuan untuk menyesatkan manusia. Allah menyuruh kita untuk bekerja keras agar kita sukses di kemudian hari, bukan diam dan mati. coba bayangkan saja jika rahasia nasib itu Allah beberkan kepada kita, tentunya kita akan menjadi orang yang pemalas dan tidak produktif, karena tidak ada keinginan yang kuat untuk memperoleh masa depan yang lebih baik. 

Mari STOP MERAMAL NASIB! Karena itu hanyalah perbuatan yang sia – sia. Hanya orang yang suka hidup di dunia hayalanlah yang masih suka meramal nasibnya, dan hanya para pemalaslah yang mau melakukannya. Hayo Bangkit! Jangan terlena dengan kebohongan! Kalau mau hidup kita sukses, bergeraklah, dan lakukan yang terbaik hari ini!

Perlu diingat, Islam menuntun kita untuk menjadi orang yang dinamis, gigih, dan sukses dunia dan akhirat. Sedangkan syeitan menuntun kita untuk menjadi orang yang tak berdaya, statis, mati dan menyesal dunia akhirat.

Eitzzz,, yang masih suka baca ramalan.. mending baca tulisanku yang inih (hihihi).
SEMANGAT PEMUDA ISLAM!


Leave a Reply