Bapak.. Betapa indah hidupku



Bapak.. Betapa indah hidupku
Dahulu
Aku sempat bersedih hati hanya karena kau melarangku bermain di siang hari
Aku sempat marah karena aku tak boleh main jauh dari rumah, bisa dikatakan tak boleh kemana – mana
Aku sempat kesal karena harus belajar setiap abis maghrib
Akhirnya sempat aku mengeluh karena mempunyai bapak engkau

Dahulu
Kau adalah satu – satunya orang yang tidak ingin aku ajak bicara
Kau adalah satu – satunya orang yang paling menakutkan di dunia ini
Kau begitu terasa keras, bahkan teramat keras
Akhirnya kau selalu aku harapkan berada di luar rumah setiap hari

Dahulu
Aku jengkel setiap kali kau melototiku karena mengunyah permen saat berdiri
Aku benci setiap kali kau memanggilku dengan keras saat aku berlari sambil tertawa
Aku gemetar ketakutan saat kau membentakku karena meminta nenek mengambilkan sendok untukku
Akhirnya aku selalu ingin jauh darimu

Tapi lihatlah sekarang
Aku mempunyai status bergengsi “mahasiswa” yang sangat langka di desaku
Aku bermain lebih jauh dari teman masa kecilku yang dulu selalu membuatku iri
Aku bahkan sudah mencium aroma tanah di ibu kota negeri ini

Tapi lihatlah sekarang
Aku berteman dengan orang – orang hebat dari berbagai penjuru
Aku bahkan bisa berbahasa inggris walau tak begitu baik
Aku juga bisa vermain – main dengan internet
Lebih – lebih hampir setiap hari aku mendapatkan pesan – pesan ruhiyah dari teman – temanku yang hebat itu

Tapi lihatlah sekarang
Aku bersyukur karena kau yang keras dan marah dengan sedikit saja kelalaianku
Aku bersyukur karena kau yang selalu mengurungku dengan aturan – aturan
Aku bersyukur karena aku punya bapak engkau

Ah bapak.. betapa indah hidupku
Berjalan meraih mimpi
Tersenyum saat bintang menyapa
Berdiri kuat menjadi diri sendiri
Tak gentar walau panas matahari begitu menyengat

Ah bapak.. betapa indah hidupku
Bersedih sebentar saja
Kemudian senyum – senyum menghadapi hidup
Menangis sewaktu – waktu
Kemudian menjadi lapang dengan perkara kehidupan

Ah bapak,, betapa indah hidupku
Mengenal semakin banyak arti cinta darimu
Mengerti lebih akan arti tangisan orang lain
Merasakan indahnya menyebut nama orang lain dalam berdo’a

Ah bapak.. betapa indah hidupku
Memahami lebih dalam arti ilmu yang sering kau sebutkan saat kau marah dulu
memahami lebih dalam arti perilaku yang sering kau tekankan dulu
memahami lebih dalam arti dari kehidupan yang sekali – kali kau ucapkan
memahami lebih dalam arti menjadi manusia jenis perempuan

ah bapak,, betapa indah hidupku..
bapakku, guruku, pahlawanku,,
terimakasih..

Leave a Reply