berbicara tentang mimpi. ini mimpiku tuhan..

seperti bintang di langit,,,
sebanyak ikan di lautan,,

sekali lagi, harapanku banyak sekali tuhan,,

ah, untuk yang kali ini kurasakan sangat berbeda,, perjalanan ini membuatku menjadi semakin mengerti,  semakin berani,  semakin yakin,, bahwa harapan itu akan selalu ada untukku,,

penjelajahan ini tak kan pernah ku akhiri tuhan,, sampai tiba saatnya aku harus bertanggung jawab atas penjelajahan ini, perjalanan ini, hidupku...

ah, indahnya menjadi santri sekaligus mahasiswa.. disini aku banyak berbicara tentang ambisi, intelektual, kehidupan, cinta,,
ini bukan lagi tentang pandangan bahwa hidup adalah perjuangan,, aku sudah tidak menganutnya lagi,, ini bukan lagi tentang jalan sulit tapi berharga,,, aku juga sudah tidak menganutnya lagi,,

sudah ku ubah tuhan..
ntah jalan benar yang bagaimana,,

senyum ini sudah sangat manis tuhan,,,
mata ini sudah bersinar tuhan,
hati ini sudah berbunga tuhan,,
semangat ini telah terbaharui tuhan,,,

ini sudah tentang mimpi, harapan dan kekuatan,,,

bersambung dulu---- masih mu sholat.

ini perjalananku, indah tuhan...

hmmm, perjalananku mengajakku untuk bersahabat dengan apapun, ntah suka, ntah duka, ntah badai...

aku sudah bersahabat dengan hujan,hingga aku terbiasa dengan "kedinginan" hingga aku tak lagi takut dengan "kedinginan"
aku sudah bersahabat dengan petir, hingga aku terbiasa dengan "kemarahan" hingga aku tak lagi takut dengan "kemarahan"

aku sudah bersahabat dengan matahari, hingga aku terbiasa dengan "kepanasan" hingga aku tak lagi takut dengan "kepanasan"
aku sudah bersahabat dengan malam yang pekat, hingga aku terbiasa dengan "kegelapan" hingga aku tak lagi takut dengan "kegelapan"

aku sudah bersahabat dengan kerikil tajam, hingga aku terbiasa dengan "kesakitan" hingga aku tak lagi takut dengan "kesakitan"
aku sudah bersahabat dengan ombak dan gunung, hingga aku terbiasa dengan "kekerasan" hingga aku tak lagi takut dengan "kekerasan dan ketegaran"

dan yang jelas aku sudah bersahabat dengan perjalanan,,hingga aku sudah terbiasa dengan segala macam warna hidup...

aku sudah tidak takut lagi...

batas2 itu telah mengabur... punah.

mungkin telah terbuka ato bahkan telah menutup,
ntah,,
telah kurangkai banyak kata untuk membatasi diri, lebih tepatnya sebagai pembohongan atas diri ndiri,
ah rasa2nya seperti hidup tak bebas, terkungkung oleh anggapan orang lain.
orang lain yang tak seharusnya menjadi penting..

ah, ini bukan pembatasan hubungan ukhuwah, hanya sebagai penjelas, bahwa hidupku juga penting,
ah, ini bukan egoisme, hanya sebagai suatu ketegasan bahwa aku masih hidup lengkap dengan jasad dan ruh.

iyah,, suara2 itu masih nyata terdengar.
tawamu juga masih sangat dekat,
namamu juga masih menjadi sebutan spontan dalam hidupku.

memang,
rasa2nya pandanganku jadi kosong tanpa bayanganmu
jalanku menjadi gontai tanpa tanganmu
dan memang,
masih ku selipkan harapan dalam setiap perbincanganku denganNya,
mengenai kamu, mengenai aku, mengenai kita.

tak terukur, seberapa panjang perjalanan yang ku anggap sebagai episode kebersambungan hidup,,
tetap saja ini adalah bagian dari cerita hidup yang pasti akan ada akhirnya.
akan ku jalani, semauku, seenakku.. setauku,sekuatku,

hiasan batas hidup, hari ini telah kuruntuhkan batas2 itu..
tidak, tenang saja.. aku masih bisa melihat, melihat keadilan yang sebenarnya..
tenang saja, aku masih bisa merasa.. merasakan segala rasa hidup.
kasih sayang, hiba, kasian..
aku sudah benar2 tau, dan tidak akan kejam pada siapapun..

batas, bukan lagi batas tapi petunjuk.
masih, tapi sudah.. walu juga sedang berjalan,,
bukan perampokan yang terencana,,
ini hanya usulan dalam proposal,,
yang bisa iya juga bisa yang lebih baik..

jalan..
terus berjalan,
tak kan ku berhenti dimanapun,
sampai aku ditakdirkan untuk berhenti.

bukan intervensi lagi..
bukan menyerah..
tapi berserah
karena aku ingin yang benar2 lebih baik..

adil, untukku, untukmu, juga untuknya.
karena ini bukan pertandingan.
tapi perjalanan..

ah, indahnya menjalani hari dengan senyuman.
tawakkaltu 'alallah,,
bismillah, tidak ada daya dan upaya kecuali dari Allah..

telah ku songsong hari ini bersamaan dengan waktu dhuha. terawallah hari penuh semangat dan harapan,
tak ku ingin segera berakhir, bersama waktu sahabat sejati,
yang tak pernah luntur kesiapan setiap saat, menjadi pegangan untuk terus berjalan.

pergerakan,
jiwa telah tergerak menatap mentari,
tak lelah lagi dengan keangkuhan ombak,
sebaliknya,telah tertancap hasrat untuk tetap berdiri tegak.

alhamdulillah,
masa2 suram telah tak terhitung dalam logika dan hati.
masih ada, namun telah terabaikan.

bersama desiran angin yg terus berlalu tanpa niat untuk kembali,
bersama deruman ombak yng tak kenal siapapun,
waktu...
aku masih disini... seutuh bayangan itu..

menapak jalan

selalu,
pilihan terlalu rumit.
mengingat seperti apa yang telah ku jalani,
semuanya tak ada yang mudah,
prinsip, idealisme, aturan..
maaf, pada siapapun ternyata aku memang tak bisa lepas dari ikatan2 itu.
kolot, konservatif.
tak peduli lagi seperti apa tanggapan2 itu, toh kenyataannya hanya bikin aku semakin bimbang.
jadilah aku diri ndiri,
ntah suka atau tidak, tak kan lagi ku pedulikan..
biarlah aku menjadi aku,,
seperti inilah jalan yang benar menurutku,
teringat kembali oleh kata2 guruku dulu,
bahwa aku adalah orang yang selalu mengambil keputusan yang sulit, namun aku selalu bisa mengatasinya.
yah,, ku percaya saja..
ntah sampai mana..
akan ku tempuh,,
jalan sulit, tapi berharga.

renungan hati by lubang di dalam hati-letto

ku buka mata dan ku lihat dunia
'tlah ku terima anugerah cintanya

Tak pernah aku menyesali yang ku punya
Tapi ku sadari ada lubang dalam hati
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Ku cari sesuatu yang mampu mengisi lubang ini
Ku menanti jawaban apa yang dikatakan oleh hati

Apakah itu kamu apakah itu dia
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta apakah itu cita
Yang mampu melengkapi lubang di dalam hati

Ku mengira hanya dialah obatnya
Tapi ku sadari bukan itu yang kucari
Ku teruskan perjalanan panjang yang begitu melelahkan
Dan ku yakin kau tak ingin aku berhenti

Apakah itu kamu apakah itu dia
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta apakah itu cita
yang mampu melengkapi lubang di dalam hati

Apakah itu kamu apakah itu dia
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta apakah itu cita
yang kan mengisi lubang di dalam hati..

hello, hello.. owh.. this is with..

"fir" kau bisa memanggilku dengan nama itu.
weiz.. kenalkan, aku fir, Ainul Maghfirah, gadis kelahiran probolinggo pada tanggal 15 agustus 1991 tepatnya di desa sumberan dusun lor dan kecamatan besuk. Menjalani hidup dengan penuh perjuangan, berat? iya tidak sih.. but I like it. aku termasuk ke dalam salah satu gadis dengan ambisi yang tinggi, bahkan saking tingginya kadang hampir tidak rasional. aku suka mengubah hal - hal yang sepertinya tidak mungkin menjadi sangat mungkin.
islam adalah agamaku, itu kenapa aku masih tegar dalam menjalani hidup, hidupku selalu menjadi lebih lebih lebih dan sangat lebiih indah bersama Islam, dan Indonesia.. ckckkc... aku sangat mencintainya.
dalam hdiup ini aku menjalani beberapa tahap ijazahisashi negara, Madrasah Ibtidaiyah Alaskandang besuk selama 6 tahun, Madrasah Tsanawiyah Miftahul Khair Alastengah besuk selama 3 tahun, SMA Nurul Jadid karanganyar paiton selama 3 tahun, D1 Sekolah tinggi Teknologi Nurul jadid selama 1 tahun, dan sekarang masih menempuh S1 Kimia di Universitas negeri Jember (2009-sekarang). ow ow..  proses ijazahisasi itu kebanyakan aku lalui bersama tholabul ilmi yang hukumnya wajib mutlak dalam pesantren, "Nurul jadid dan Darussalam"
aku tak pernah malu dengan status "santri"ku. tiap hari, kemanapun.. status santri akan selalu aku bawa. jadi jangan pernah berpikir bahwa aku adalah perempuan masa kini yang masih terjerumus ke dalam masa jahil. InsyaAllah dengan kehendak Allah itu tidak akan pernah terjadi. (aamiin)
hmmm,, seperti yang telah kuungkapkan di atas, aku adalah gadis yang berasal dari suatu desa semberan dusun kolor kecamatan besuk kabupaten probolinggo. desaku ini masih masih saaaaaaaaaaaaangat minim pendidikan, menjalani hidp dengan sangat biasa2 saja dan pasrah. itu kenapa aku bangkit bersama mimpiku untuk meujudkan desa sumberan yang keren melebihi desa yang pernah ada di bumi ini. jadi kalau kau tidak keberatan, bolehlah sumbang bantuan untuk membangun desaku (hehehe, ngarep)
dalam usaha membangun desa, selain kuliah aku masuk ke beberapa organisasi kempus untuk menggemblengku menjadi mahasiswa yang masyarakatif (ckckckkckc). aku suka organisasi, itung -itung belajar jadi orang yang dinamis, kritis, inovatis (f), peduli (s), kreatis (keatif), dan pekis (hee,, peka ding). selain itu, organisasi insyaAllah dapat mengubah mental krupuk menjadi mental baja. kau boleh mencobanya. jangan panggil aku fir kalau itu tak bisa kau dapatkan di organisasi.
lain hal, aku suka senja, bintang, rembulan, birunya langit, ombak PAPUMA, lautan, merahnya mawar, senyuman anak kecil, tanggilan -pangilan hangat  dari bibir para malaikat kecilku, dan satu lagi..  aku sangat suka melati.. melati putih.
;-)
okeh.. it's about me.. semangat cari informasi tentang aku ya.. yukz lanjut..
aku berasal dari keluarga yang sangat sederhana, namun penuh kasih sayang. kalau inget keluarga, aku selalu merasa bangga, telah dikaruniai sosok - sosok yang luar biasa dalam hidupku,
ada ibuku "Muslimah" adalah ibu no 1 di dunia, memiliki tingkat kesabaran yang cukup ekstrim, orang tersabar yang paling aku cintai di dunia ini. bapakku "Abdullah" adalah sosok luar biasa yang tak akan pernah bisa digantikan oleh apapun, bahkan dengan hidupku sekalipun. aku tidak bisa berkata apa-apa lagi tentang bapak.. yang aku tahu, he is the best and I love him very much. aku punya 2 nenek dan 2 kakek yang sangat menyayangiku, hidupku jadi terasa lebih sempurna dengan adanya mereka di sampingku.. biadadari dan bidadara tercantik, sutipa, subairi, sayadi.. mereka yang terbaik. manusia - manusia tangguh yang paling aku cintai.
ow ow.. ada juga malaikat -malaikat kecil mutiara hati.. adek -adeku tercinta..
hasan syaiful ulum (alm), Ahmad Hanafi, Nurul Hidayati, Zein Hafifah, dan si bungsu lucu Ahmad Maulana. aku dan mereka yang akan menjadi pundi -pundi Islam yang kokoh sekaligus menjadi generasi penerus Indonesia yang hebat.
tunggu kami dalam beberapa tahun ke depan, kita akan menaklukkan matahari yang panasnya ajigile itu!

cukup sekian,,
;-)